Mungkin
Anda berpikir bahwa hanya dengan membaca petunjuk how-to-use alias buku atau catatan manual dari sebuah produk
fotografi, maka Anda segera menjadi seorang fotografer yang mahir dan mampu
menghasilkan gambar atau foto yang bagus untuk dipamerkan kepada orang lain.
Apalagi di zaman serba canggih seperti sekarang ini berbagai program dan
aplikasi pemanipulasi gambar banyak beredar dan dapat diperoleh dengan mudah.
Ya,benar.
Dengan alat bantu tersebut, gambar yang tadinya buram bias disulap menjadi
gambar sempurna tanpa cacat sama sekali. Namun, coba Anda bertanya pada diri
Anda sendiri, puaskah Anda dengan gambar yang telah mengalami proses
penyuntingan (editing) tersebut? Puaskah Anda dengan gambar sempurna yang
tersipta oleh sebuah mesin? Tentu tidak, bukan? Oleh sebab itulah penting bagi
ANda untuk mengenal teknik-teknik dasar fotografi secara mendalam dan
terperinci.
Ada
berbagai macam teknik fotografi dasar. Teknik-teknik tersebut dapat
menghasilkan gambar yang berbeda dan memiliki keunikan masing-masing. Cobalah Anda
menerapkan teknik-teknik tersebut. Jangan hanya merasa nyaman hanya dengan satu
teknik. Alasannya, semakin Anda menguasai berbagai teknik pemotretan, maka Anda
semakin mahir dan mampu menghasilkan gambar yang tidak kaku serta monoton. Nah
berikut ini penjelasan mengenai teknik-teknik fotografi untuk pemula yang dapat
Anda praktekkan untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menjepret dan
mengabadikan sebuah momen.
1.
Teknik
Blurring
Teknik Blurring dilakukan dengan membiarkan objek
menjadi buram (blur) untuk menghasilkan foto yang kreatif. Dengan teknik ini,
kesan bergerak dari sebuah objek akan terlihat lebih jelas. Misalnya, saat Anda
mengabadikan air terjun. Untuk itulah diperlukan kamera dengan kecepatan rana
yang rendah.
Bagaimana rahasia teknik pemotretan seperti itu ?
Pertama, perhatikan kecepatan objek yang bergerak. Laju
kencang mobil akan menghasilkan efek buram ketika Anda menggunakan kecepatan
rana 1/500 detik. Namun orang yang berjalan kaki akan menjadi kelihatan buram
pada kecepatan rana 1/30 detik.
Kedua, perhatikan sudut pandang dari arah mana
pemotretan ini Anda lakukan, juga jarak dari objeknya. Ada perbedaan mendasar
antara objek yang melintas dari samping dan objek yang menjauh atau mendekati
kamera secara frontal. Objek pertama akan lebih cepat memberikan efek buram
pada foto ketimbang objek kedua.
2.
Teknik
Zooming






